gak tahu mo apa….
tiap hari dikala kuliah, gue gak pernah bisa melakukan hal2 yang bisa bikin hari gue itu lebih berarti. tiap hari tuh kayaknya biasa aja, dan berlalu begitu saja….dan saat gue dah lulus saat ini…masih terus merasakan itu…padahal gue udah berusaha melakukan sesuatu yang menurut gue bisa bikin gue merasakan hidup yang lebih berarti. Apa itu memiliki dependensi dengan kesendirian gue sampat saat ini…bahasa kerennya sih JOMBLO…kalo dipikir2 emang iya juga.Gak ada temen berbagi berkasih sayang, dan curhat dari hati ke hati. Dan slalu sendiri sendiri sendiri, kemana2 sendiri. Jadi seakan gak guna smua hal gue punya ini, karena gak ada tempat untuk berbagi baik materi atau immateri yang dah gue punya mpe skarang. Gue cuma bisa nunggu dan nunggu, berharap agar Allah segera mendekatkan gue dengan pengemban salah satu rusukku. Di mana kah kau terdampar di muka bumi ini Hawa ku…?
Hohohoh, for the first time, gue beli Hdd Ext dari Inet
Alhamdulillah, akhirnya dateng juga Hdd ext gue. Pertama kali neh gue belanja dari inet di www.jakartanotebook.com, ternyata cukup profesional juga. Neh gambarnya neh, birunya keren, gue suka banget
Marketer terbaik buat Gen Cyber Cafe
Mengingat persaingan yang makin gila, tampaknya warnet gue udah agak tertarik sedikit pengunjungnya ke warnet lain. Hem…so, gue butuh sebuah strategi untuk menarik kembali pelanggan2 gue itu, dan bahkan untuk menarik pelanggan baru lagi.
Untuk itu gue dah pikirin cara terbaik memasarkan kembali warnet gue ini. Dan menurut gue, yang bakal jadi marketer terbaik gue adalah ya pelanggan warnet gue itu sendiri. Gue masukkin mereka dalam jajaran marketer warnet gue, selain tentunya gue dan OP gue. Hohohoho.Gue rancang konsep pemasaran gue, mulai dari penyebearan brosur, penempelan pamflet, pembagian pin gratis, sampai pemberian gratis 1 jam buat pelanggan gue yang bisa ngajak orang untuk main ke warnet gue, secara udah jadi tempat nongkrong anak2 jg.
Lari pagiiii
Ternyata bener banget slogan “Men Sana In Corpore Sano” itu, jiwa kita bakal sehat nyesuaiin dengan tubuh kita yang sehat dan kuat. Tiap haris biasanya kalo lagi gawe, gue tuh bawaannya ngantukan mulu. Nah, tadi pagi tuh gue lagi rada-rada autis gitu, bingung mo ngapain. Haduh, akhirnya gue putusin lari aja ke tugu, kebeneran ada Dedi temen gue, nyang akhirnya nemenin gue lari ke tugu. Anjrit, sumpah baru bentar dah cape banget. Gilaaaaa!!!!Dah lama kagak olah raga langsung down gitu baru lari bentar doang. Tapi karena semangat gue yang membara akhirnya gue bisa sampe jg ke Tugu, terus gue naek ke atas bukitnya, ya walaupun rada-rada lemes plus ngos-ngosan, tapi gue berhasil mencapai titik yang gak terlalu tinggi di atas tugu…hahahah berhasil juga. Beuh, tapi pas lagi enak2nya menikmati udara pagi di atas bukit, perut gue tereak-tereak minta makan, ya elah baru lari segitu aja dah laper lagi. Ya udah deh jadi kagak bisa lama2 deh di atasnya. Langsung turun deh gue. Terus baliknya karena mempertimbangkan waktu dan gue yang udah rada cape, so baliknya pake angkot dah. Cihuy, ternyata pas naek angkot, ada ce cakep yang barengan naek angkot. Ugh, cantik banget…hehehe…biasa co, suka agak gatel. lima menit di jalan mpe rumah, terus gue makan nasi kuning, mandi, trus caw ke kantor, dengan penuh semangat, yah walaupun akhirnya terlambat meeting…heheeheh/
Memperojekan hotespote
, gak kebayang sebelumnya, kalo ternyata konsep hotspot itu lumayan sederhana, tinggal beli akses poin, meja, teerminal tambahan.udah deh. Langsung ON. Tapi belom kebayang sih yang bakal jadi marketnya sapa. Yakinnya sih anak2 komplek tetangga bakal berpotensi untuk menjadi target market hotspot ini. Hem, tapi gue masih bingung, masih ada option upgrade lain yang pengen gue lakuin. Gak mungkin juga kalo gue harus jalanin semua. Opsi lain gue adalah upgrade GEN 2 yang mpe sekarang dah ngap-ngapan mpe sekarat. mana layarnya “poek” pula, hoohoh mpe ada orang yang “kapoekan” gara-gara susah ngelihat video yang pengen dia tonton.wkwkwkkwkw. Sudahlah, nanti gue mo benerin deh ke tukang servis, semoga aja bisa rada terang lg. Kali beli komputer baru, cuma butuh sejutaan sih, tepatnya 939500 perak, plus bensin, jadi 944500 perak. Nah ntu kalo buat beli kompi baru. tapi tetep aja , monitornya POEK. jadi, plus monitor jadi 1,2 jt an lah.hah, kagak jajan deh gue. Nah kalo ngambil opsi kedua, yaitu masang hotspot, gue cuma abis kira2 700rbuanlah. Beli akses poin, 500rb, beli bahan buat meja 200rbuan. He, yang mana yah???? Kalo uge nanya nurani gue, lebih condong ke membangun hospot, nah tinggal marketing aja di gencarin, wkwkwkw. Dan gue bakal bikin “The First Hotspot At Old City”. Insya Allah
Malware Terminology : Trojans, Worms, & Viruses
Some guy wrote How To Write a Linux Virus in 5 Easy Steps, but he’s wrong. What he describes is not a virus; it is a trojan. And he calls himself a geek! Let me start by saying that “malware” and “badware” are two commonly used umbrella terms for these types of software. It is a trojan because it relies entirely upon social engineering to install and run. Remember the Trojan Horse? The Greeks claimed the horse was a gift for the Trojans. It turned out to be hiding a bunch of armed men. This is the same thing. The malware claims to be something innocuous which the user might enjoy or believes is necessary. The user is thus tricked into installing it. That trickery? That’s the social engineering. It’s the same trickery the Greeks used. The user installs and maybe executes the malware. Since there was both trickery and user intervention, it is a trojan. A worm does not require user intervention. A worm will often (as in the case of Blaster) use a remote exploit to infect the host machine. It will then procreate and attack any other machines it can reach. It thus spreads completely on its own. Worms do not need to piggyback onto other files like trojans and viruses do. They exist in their own right and behave independently of pretty much all else. And then there’s the generic virus. Viruses do usually require user intervention to spread, but they don’t involve social engineering like a trojan does. Viruses will often infect innocuous files which are then shared without the sharer knowing that they are handing a virus to the other person. In the case of a trojan, the sender usually knows exactly what they’re doing. The file being infected by the virus does not turn into a trojan by virtue of being infected. It is simply an infected file, possibly an infected program. Drive-by downloads are a bit confusing. Is it a trojan or a virus? It sort of depends on the site. If it’s an attack site, you’ll usually receive an email or IM with a link. Then there’s some social engineering involved, and you did follow directions by going to the site, but the fact that you don’t have to manually install something claiming to be safe puts it in the virus category for me. If it’s a usually-safe site that happens to have been infected, then there’s no grey area. That’s a virus. K? So, let’s stop calling every bit of malware we find “a virus,” because that’s just not right. We have words for the different types of malware. Let’s use them.
Source : http://ubuntulinuxtipstricks.blogspot.com/2009/02/tmalware-terminology-trojans-worms.html
Diet berdasarkan golongan darah (you must try)
GOLONGAN DARAH O Golongan darah O merupakan golongan darah paling kuno dalam sejarah manusia. Gen untuk golongan darah O berkembang pada suatu titik ketika peradaban manusia beralih dari hidup berburu dan berpindah-pindah ke komunitas agraris yang menetap di suatu tempat. Tingkah Laku : Berenergi & tidak mudah putus asa Masalah yang dihadapi : Kencing manis, masalah usus dan pencernaan, peredaran darah kurang baik, sakit pinggang danbelakang, kegemukan, kadar kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, kadar asam urat tinggi, penyakit kanker, gout,penyakit jantung, penyumbatan arteri. Diet : Makanan tinggi protein & kurangi karbohidrat Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat) Brokoli, ubi, waluh, selada, ganggang laut, lobak china, bluberi, ceri, jambu biji, bumbu kari, kacang polong, kacang merah, semua jenis bawang, rumput laut, jahe, kailan, kunyit, Daging ( sapi, kerbau, rusa, domba, anak sapi ) Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan) Ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, ikan sardine, udang, telur (ayam, bebek), mentega, kacang ( hitam, merah, buncis, kedelai ), tempe, tahu, susu kedelai, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung gandum, terung, tomat, labu, Daging ( ayam, bebek, kambing, angsa, kalkun, kelinci ) Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun) Daging babi, cumi-cumi, sotong, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, bunga brokoli, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras GOLONGAN DARAH A Golongan darah A merupakan manusia pertama yang menjalankan aktifitas pertanian karena nenek moyang sudah tinggal menetap dan tidak lagi suka berperang. Tingkah Laku : Bertanggung jawab & romantis Masalah yang dihadapi : Hilang kesabaran diri atau cepat marah, rembesan sebum berlebihan, penyakit jantung dan masalah saluran darah, kanker dan ulser, gaster, kegemukkan. Diet : Makanan berkarbohidrat tinggi & kurangi lemak Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat) Bayam, brokoli, wortel, jamur ikan mas, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, tempe, tepung beras, bluberi, minyak zaitun, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun). Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan) Ikan tuna, telur ayam & bebek, telur puyuh, biji wijen, biji bunga matahari, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka, roti gandum, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara) Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun) Daging (sapi, kerbau, domba, bebek, angsa, kelinci, ayam hutan), lobster, gurita, kepiting, belut, kodok, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, keju, es krim, susu, murni, acar, terung, tomat, ubi, kentang, jeruk, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya, pare, air soda. GOLONGAN DARAH B Kunci golongan darah B adalah keseimbangan. Orang bergolongan darah B tumbuh dan berkembang baik melalui apa yang telah disediakan oleh dunia hewan dan tumbuhan. Artinya golongan darah B menunjukan kemampuan yang canggih dalam perjalanan evolusinya. Tingkah Laku : Adaptasi & analitika Masalah yang dihadapi : Kerusakan system syaraf, kesulitan untuk tidur berkualitas, sakit kepala dan migren, penyakit hati dan saluran empedu, masalah haid, sakit tulang belakang, kegemukkan, penyakit jantung. Diet : Susu & produk susu Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat) Ikan laut, susu sapi, keju, buburgandum, roti essene, kue beras, brokoli, ubi, wortel, kembang kol, terung, teh hijau, Daging (kambing, domba, kelinci, rusa) Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan) Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging (sapi, kerbau, kalkun, hati anak sapi) Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun) Daging (bebek, ayam, angsa, belibis, babi, kuda, keong, kepiting, siput, belut, kodok, gurita, lobster, es krim, telur (bebek, angsa, puyuh), kacang tanah,roti gandum,tomat, waluh, jagung, avokad, pare, delima, kelapa/ santan, kesemek, belimbing, pir, air soda, minuman beralkohol. GOLONGAN DARAH AB Golongan darah AB merupakan golongan darah yang paling modern dan berusia kurang dari 1.000 tahun, jarang (5 % dari jumlah populasi), dan bersifat kompleks secara biologis. Karena anda membawa anti gen A dan B. Tingkah Laku : Cerdik & penyabar Masalah yang dihadapi : Perut kembung sakit jantung dan masalah saluran darah, kanker, kegemukkan, kesulitan tidur berkualitas, sakit sendi dan tulang. Diet : Dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis makanan Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat) Ikan sardin, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), the hijau, anggur merah, Daging (domba, kelinci, kalkun), Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan) Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging burung unta, Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun) Daging (sapi, kerbau, ayam, bebek, angsa, babi, rusa kuda), lobster, kepiting, kodok, mentega, es krim, telor bebek, kacang hitam, acar, jagung, belimbing, delima, pare, pisang, kelapa, kesemek, jambu biji, mangga, saus tomat, kopi, soda, minuman beralkohol sumber : http://www.jajanan.com/node/4048
maduin master data
data…data…data. Saking banyaknya data, sampai2 ada teori Manajemen Master Data. Yup, katnya sih bertujuan untuk menyatukan banyak sumber data menjadi satu kesatuan Hub Data, supaya data yang dimiliki dan digunakan pada aplikasi yang berbeda, tetap sinkron satu sama lain, memudahkan update, memudahkan error tracking, dan secara general, sangat memudahkan perawatan. Dalam membentuk sebuah master data, dapat dipilih 3 arsitektur yang ditawarkan beserta kekurangan dan kelebihannya. Ketiga Arsitektur itu adalah Registry Hub, Coexistence Hub, dan Transactional Hub. Secara jelasnya sih belum paham banget. Tapi tahu dikit2 lah.hehehehe
Untuk aktivitas MDM sendiri (MDM tuh, Master Data Management-judul aslinya-) memiliki 7 bagian buku yang masing2 membahas PDOC (Planning, Development, Operational, Control) yang memandu kita menciptakan Master Data. Planning, dimana kita harus mendefinisikan master data, memahami keperluan master data, memahami arsitektur yang akan digunakan, dan menyiapkan segalnya untuk proses selanjutnya yaitu Development. Pada proses ini, terdapat inti penciptaan master data tersebut, yaitu Proses Seleks Master Data pemilahan data model perusahaan yang telah diklasifikasikan memiliki nilai, dan berpotensi untuk menjad menjadi master data, dan penentuan Roles & Responsibility yang akan bertanggung jawab mengelola master data ini kelak. Seperti penentuan MDM Manager, MDM Developer, Business Analyst, Data Analyst, Business Subject Matter Expert, Source System Data Steward, dan gue lupa lagi, udah kali yah. …to be continued













